Novel

Review Buku : Garis Lurus (Arnozaha) – Melatih hubungan manusia

Review Buku : Garis Lurus

Judul : Garis Lurus
Penulis : Arnozaha_Win
Penerbit : bukugpu
Halaman : 295

“Berkelompok menjadi sistem yang sangat berguna pada masa kuliah buat melatih rasa kita. Melatih hubungan manusia kita.” – RH, hlm 57

Novel ini lebih banyak mengisahkan masa kuliah Miko dibandingkan masa kerjanya. Masa kerja Miko hanya berada di awal dan di akhir.

Masa kuliah Miko tidak mudah. Dia yang dianggap sebagai robot tak berperasaan perlu menyelesaikan tugas-tugas kampusnya. Miko cerdas, namun ia kesulitan untuk mengerjakan tugas dan menghadiri kelas mata kuliah yang berkaitan dengan rasa, apalagi tentang kemanusiaan.

Ia dan kelompoknya memiliki tugas Perumahan Permukiman, di mana harus mencari Permukiman yang Tidak Diinginkan di daerah Surabaya. Miko yang over bersih sangat kesulitan karena harus menghadapi daerah Keputih, daerah kumuh dan dekat dengan TPA. Di sinilah rasa kemanusiaan Miko mulai tumbuh, apalagi setelah bertemu dengan Seroja.

Hubungan persahabatan Miko, RH, Dream dan Made juga benar-benar manis. Bagaimana mereka bertengkar, bercanda, menyelesaikan tugas, dan bagaimana mereka mengajarkan Miko tentang rasa.

Endingnya? Happy Ending, dong~

Namun sayangnya, aku menemukan beberapa typo di buku ini. Ada kata kemudia (hlm 51), menjadi menjadi (hlm 224), sory (hlm 241), dan tiba tiba (tanpa tanda hubung, hlm 243). Semoga bisa diperbaiki di cetakan berikutnya 🙏

Oh ya, kurasa perlu menambahkan foot note untuk istilah arsitektur dan untuk terjemahan bahasa Jawa, agar bisa dimengerti oleh orang awam dan oleh suku lainnya 🙏

Intinya, buku ini recommended gais 😆 buat kamu yang ingin mendalami pemikiran-pemikiran seorang asperger dan OCD (riset penulis mantap👍 Sangat menjiwai), buat kamu anak arsitektur dan buat mahasiswa~ Kali aja ada yang mau bernostalgia masa-masa indah di bangku kuliah 😎

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top